• Rumput Tetangga Lebih Hijau Daripada Rumput Sendiri

    Posted on October 15, 2012 by admin in Motivasi.

    Buku Bruce Lee tentang 40 Spirit Of Success yang disadur kembali oleh Andrie Wongso (Motivator No.1 di Indonesia), yang kubeli di Gramedia beberapa bulan yang lalu banyak juga mengajarkan tentang kehidupan dan memaksimalkan potensi yang ada dalam diri kita. Dalam buku itu menceritakan bagaimana perjalanan sukses seorang Bruce Lee hingga menjadi seorang legenda dalam dunia perfilman.

    Walau dia meninggal dengan usia yang masih cukup muda, namun film-film nya sangat diminati sampai sekarang. Beberapa film nya yang Box Office adalah The Big Boss (1971), Fist of Fury (1972), Enter the Dragon (1973), ¬†Film Game Of Death tidak sempat diproduksi karena Bruce Lee keburu meninggal (aku aja belum lahir waktu film ini dibuat…heheheh…). Tapi film-film nya sampai sekarang masih diputar dan dicari banyak orang. Dan dari Bruce Lee inilah lahir bintang-bintang baru kungfu dalam perfileman. Sebut saja Jackie Chan, Jet Li, Donnie Yen. Tapi nama besar Bruce Lee tidak hilang dimakan zaman.

    Dari Spirit Success #10 yang berjudul “Our grand business is not to see what lies dimly at distance, but to do what lies clearly at hand” (Tugas besar kita bukanlah melihat sesuatu yang berkilauan di kejauhan, tetapi melakukan sesuatu terhadap apa yang ada di tangan).

    Sering kali kita terpukau pada apa yang berkilau di kejauhan, seolah dengan meraihnya, maka hidup kita akan berubah menjadi lebih baik. Ibarat pepatah, rumput tetangga tampak lebih hijau dibanding rumput di taman sendiri, ternyata keindahan itu hanya fatamorgana. Saat kita mencoba meraihnya, mungkin saja itu akan berhasil. Namun, sudah pasti akan ada banyak energi yang terbuang. Dan tak jarang, adanya potensi dan kesempatan ditangan, justru tidak bisa dimaksimalkan.

    Itulah yang sering terjadi saat kita sering terpukau dengan prestasi orang lain. Seolah-olah, dengan menirunya habis-habisan, kita bisa meraih sukses serupa. Sikap membabi-buta itu membuat kita melupakan potensi diri yang sebenarnya.

    Sebelum melangkah terlalu jauh, mari kita coba gali dan kembangkan potensi yang ada di diri kita. Dengan mengembangkan secara arif dan bijaksana, potensi yang semula kecil sekalipun bisa menjadi sesuatu yang luar biasa.

    Temukanlah potensi diri dan jangan berhenti untuk terus mengembangkan dan memperjuangkannya menjadi kesuksesan yang kita banggakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>