Iseng-iseng Jadi Tambang Uang

Sewaktu dalam perjalanan ke Jakarta naik pesawat Lion Air, aku buka-buka majalah Lionmagazine, dan saat sedang asyik baca-baca tempat-tempat wisata yang menarik di beberapa wilayah Indonesia, mataku tertuju pada satu artikel tentang Facebook yang berjudul Iseng-iseng Jadi Tambang Uang.

Aku baca perlahan-lahan isi artikel itu dan sambil berdecak kagum ternyata pencipta Facebook adalah seorang anak muda bernama Mark Zuckerberg berumur 25 tahun….ck…ck…ck…

Ini adalah isi artikel majalah itu (sorry pada pihak Lion Air karena majalahnya aku sobek…maap…maap…heheheheh) :

Mark Zuckerberg, pencetus Facebook di internet kini multimilyarder termuda sepanjang sejarah. Hasil usaha sendiri yang menghasilkan kekayaan dalam tempo singkat.

Francis Bacon (1561-1626), pernah berkata: “Kaum muda lebih cocok menemukan ketimbang menghujat. Lebih pantas berbuat daripada sekedar berbicara, dan sepatutnya menggarap proyek-proyek baru ketimbang urusan yang mapan.” Pesan ilmuwan dari filsuf Inggris itu kini bagai ruas ketemu buku pada diri seorang anak muda di Amerika Serikat.

Majalah Time menjulukinya sebagai “satu dari orang paling berpengaruh tahun 2008 “. Pada Forum Ekonomi Davos 2009, pemuda kelahiran 14 Mei 1984 ini masuk dalam daftar pemimpin muda, karena prestasi dan komitmen terhadap masyarakat, serta berpotensi menyumbangkan ide untuk membentuk tatanan dunia baru.

Facebook, jejaring sosial terpopuler saat ini–telah diterjemahkan kedalam 30-an bahasa dunia. Tiap hari di se-antero dunia tercatat 150 juta pengguna aktif Facebook. Mereka terdiri dari siswa, mahasiswa, karyawan, hingga rumah tangga. Di Indonesia, penggunanya sekitar 1,3 juta per-hari.

Facebook lebih memikat dibandingkan sejumlah jaringan sosial yang sebelumnya telah lebih dulu ada di internet. Lebih dari sekedar bisa berkomunikasi dengan teman dan kerabat, ajang gaul ini dapat jadi forum diskusi, atau menggalang opini tentang suatu kasus di masyarakat. Berbagi pandangan, kabar, cerita, komentar, lelucon, foto, atau video, dan sebagainya, semuanya berlangsung dalam tempo sekejap.

SEMANGAT PANTANG MENYERAH

Ia masih di tingkat dua di Universitas Harvard ketika membuat Facemash, 28 Oktober 2003. Tujuannya untuk bisa melupakan seorang gadis yang disukainya. Dibantu kawan satu asrama, Dustin  Moskovitz dan Chris Hughes.

Pada 26 September 2006, Facebook dibuka untuk para pemilik e-mail dengan usia minimal 13 tahun. Dalam kurun waktu September 2006-2007, peringkatnya melambung dari posisi ke-60 menjadi ke-7 situs paling banyak dikunjungi.

Pada 2007, Microsoft pun beli 1,6% saham senilai US$ 240 juta. Bulan November 2007, Hongkong, Li Ka-shing, menanam modal US$ 60 juta. Menurut majalah Business Week, edisi Agustus 2008, nilai perusahaan ini mencapai US$ 5 Milyar. Zuckerberg memiliki  30% saham.

Nama Mark Zuckerberg ada pada urutan 785 dalam daftar orang terkaya dunia tahun 2008, versi majalah Forbes–Dengan demikian, inilah milyarder termuda sepanjang sejarah usaha sendiri yang menghasilkan kekayaan. Nilai kekayaannya US$ 1,5 Milyar, kira-kira sana dengan kekayaan presenter kondang Oprah Winfrey.

FACEBOOK DI KEMUDIAN HARI

Ambisi Zuckerberg adalah terus membuat Facebook sebagai ajang-gaul yang nyaman untuk mempersatukan warga dunia. Situs gratis ini ini ada aturan mainnya, dan boleh jadi asyik, namun jangan sampai lupa tetap menyemarakkan arena-gaul di dunia nyata.

Dan lebih dari itu, dunia kini perlu lebih banyak orang muda sekaliber Mark Zuckerberg, sungguh!

Giliran kita pemuda-pemuda Indonesia untuk tampil menjadi milyarder muda dari usaha sendiri, bukan warisan!!

3 Responses to “Iseng-iseng Jadi Tambang Uang”

  1. wah,cerita yg sangat menginspirasi sekali,thanks

  2. cara yang lebih praktisnya bagaimana c …. ????

    karena cara sebelumnya terlalu rumit

  3. pengen lebih gabung ni cepat-cepat nichhh…. !!!????

Kirimkan komentar Anda