Laptop Tertipis di Dunia
Anton Wirjono adalah sebuah teriakan. Ke mana-mana dia selalu menghidupkan dunia yang murung dengan musiknya yang mengentak-entak. Dengan sentuhan jarinya, disc jockey (DJ) papan atas Indonesia itu bisa menghipnotis ribuan pendengarnya hingga berjingkrak-jingkrak tak keruan.
Padahal “sihir” Anton cuma berasal dari sebuah laptop tipis MacBook Air keluaran Apple Inc dan sebuah peranti DJ. Ya, sebuah laptop tertipis di dunia, MacBook Air. Dari peranti itulah dia menghadirkan kegembiraan di banyak kota yang murung.
“Dulu saya butuh dua koper untuk membawa CD, piringan hitam, setiap kali manggung,” kata Anton. Kini, “Saya cukup membawa MacBook Air.”
MacBook Air bagi Anton cukup praktis untuk menyimpan semua musiknya. Laptop ini memiliki kapasitas simpan 80-160 gigabita (tergantung tipe). Bayangkan berapa lagu yang bisa disimpan. Sebuah lagu dengan kualitas suara bagus atau berkas dengan format *.WAV ukurannya cuma 40 megabita. Artinya, sebuah laptop MacBook Air dengan hard drive 80 gigabita bisa menyimpan hingga 2.000 lagu. Itu jumlah yang cukup untuk membuat lantai dansa terus berdenyut sepanjang malam hingga fajar merekah.
Jadi, tak usah heran bila akhirnya Anton memensiunkan dua koper piringan hitamnya. Apalagi, MacBook Air memiliki fasilitas pemutar lagu yang lumayan bagus, iTunes. Desainnya juga revolusioner. Walau layarnya berukuran 13,3 inci, MacBook Air adalah laptop tertipis di dunia. Tebalnya hanya 1,93 sentimeter. Dia hanya sedikit menang dari pesaing terdekatnya, laptop 11 inci Sony VAIO TZ150 dan laptop 12 inci Toshiba Portege R500.
Demi memperjuangkan ketipisan inilah MacBook Air harus menghapuskan CD drive. CD drive-nya dibuat terpisah. Ini berbeda dengan Sony VAIO TZ150, yang CD drive-nya menyatu dengan laptop. Kelemahan ini “dibayar” dengan meminjam CD dari komputer lain. Pengguna bisa memasukkan CD dari komputer mana saja lalu mengaksesnya dari MacBook Air, sepanjang masih dalam satu jaringan.
Demi mempertahankan desain tipis dan cantik pula, MacBook Air punya slot penghubung yang terbatas. Misalnya, slot USB cuma satu. Ini merepotkan bagi yang ingin memasang dua flash disk bersama tetikus atau modem 3,5G.
Namun, bagi pengguna yang sering bepergian yang menginginkan laptop ringan dengan fitur maksimal, MacBook Air adalah salah satu pilihan keren. Bobot MacBook Air cuma 1,36 kilogram. Selain itu, laptop ini sudah dilengkapi dengan Wi-Fi. Dengan sejumlah peranti lunak khas Apple, seperti iWork, Anda bisa membuat dokumen dan presentasi dengan cara yang unik. Peranti iMovie memudahkan Anda menyunting film.
Pesona laptop ini terutama adalah desainnya yang revolusioner. Seperti halnya produk Apple lainnya, garis desain MacBook Air ini benar-benar unik dan indah.
Sentuhan desain terdepan dari laptop ini adalah mouse pad. Tak seperti laptop lain, mouse pad MacBook Air tak cuma lebih lebar, tapi juga bisa dengan aneka sentuhan, seperti iPod Touch. Sentuhan dengan jempol dan telunjuk, seperti mencubit, misalnya, bisa memperbesar dan memperkecil tampilan gambar. Sentuhan tiga jari seperti menghapus debu bisa membuat tampilan browser atau foto berganti halaman ke depan atau ke belakang.
Sayangnya, kelebihan desain itu tak membuatnya mengalahkan laptop tipe lain dari kinerja prosesornya. Meskipun dibekali dengan memori 2 gigabita, kinerja sedikit lebih lambat ketimbang MacBook biasa.
Ini memang soal pilihan. Ingin yang lebih cepat tapi berat, ya, pilih MacBook biasa. Ingin ringan dan desain unik tapi sedikit lebih lambat, pilih MacBook Air.
Dibanding laptop non-Apple, MacBook Air juga punya kelebihan: desainnya unik dan harganya lebih murah, sekitar US$ 1.799 (sekitar Rp 16,3 juta). Bandingkan dengan Sony VAIO TZ150 dan Toshiba Portege R500, yang harganya di atas Rp 23 juta, yang menyodorkan kinerja lebih baik dan lebih ringan. Semuanya terpulang pada pilihan masing-masing, seperti juga DJ Anton, yang telah membuat pilihan.
Spesifikasi Harga : US$ 1.799 Prosesor : 1.6G Hz Intel Core 2 Duo Memori : 2GB, 667 MHz DDR2 Hard drive : 80GB 4,200rpm Kartu grafik : Intel GMA X3100 (integrated) Sistem operasi : Apple Mac OS X Leopard Dimension : 12.7 x 8.9 Tebal : 1,93 cm Layar : 13.3 inci (diagonal) Berat : 1,36 kg (tanpa adaptor)
Kirimkan komentar Anda