KPK siapa yang periksa?
Sekarang begitu gencarnya KPK memeriksa banyak kasus-kasus yang berhubungan dengan penyalahgunaan uang negara oleh pejabat-pejabat pemerintah di seluruh Indonesia. Ini merupakan langkah yang sangat berani dan patut mendapat acungan jempol dan akan membuat banyak pejabat-pejabat ketar-ketir untuk melakukan tindakan korupsi lagi.
Banyak pejabat-pejabat yang dulu sangat berkuasa sekarang menjadi pesakitan di kursi terdakwa di pengadilan. Betapa malunya keluarga mereka yang dulu disegani masyarakat karena jabatan mereka, sekarang harus ‘bersembunyi’ karena sudah terdapat label semua kekayaan mereka adalah hasil korupsi. Betapa menyedihkan…dimasa tua mereka, yang seharusnya mereka tinggal menikmati hari tua mereka, malah harus mendekam di balik jeruji besi…sungguh ironis! Malah ada pejabat-pejabat tersebut yang diminta cerai oleh istrinya saat mereka berada dalam penjara! kwaciaaaaaan deh…Belum lagi istri dan anak-anak mereka yang harus menanggung malu dan malah mungkin bisa menjadi rendah diri karena perbuatan orang tua mereka. Mereka mungkin diberi label oleh teman-teman dan masyarakat ISTRI dan ANAK KORUPTOR!
KPK menjadi sangat ditakuti oleh para pejabat-pejabat negara di seluruh wilayah Indonesia saat ini. Mereka bak seorang pahlawan yang menyelamatkan ratusan milyar bahkan triliunan uang negara. Pekerjaan mereka bak FBI kalau di negeri Paman Sam. Mereka dilengkapi alat-alat yang canggih seperti kamera pengintai, alat penyadap telepon, senjata, dan lain-lain. Bahkan terakhir terdengar mereka diberi pelatihan mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi dan dilatih oleh Tinton Suprapto mantan pembalap nasional. Tujuannya adalah supaya jika ada koruptor yang melarikan diri dengan mobil, mereka akan melakukan pengejaran. Kayak di film-film aja ya…:)
Tapi yang menganggu pikiran kebanyakan orang adalah…KPK memeriksa semua biang koruptor dan menjebloskan mereka ke balik jeruji besi jika terbukti bersalah. Masalahnya…siapa yang memeriksa pekerjaan KPK? karena KPK langsung dibawah Presiden, apakah mungkin Presiden langsung turun tangan memeriksa pekerjaan mereka? KPK juga manusia yang tidak luput dari unsur “SUAP” yang biasa terjadi dilingkungan setiap Departemen yang ada di Indonesia, termasuk gedung DPR/MPR yang di geledah oleh KPK sendiri.
Karena banyak juga kasus-kasus yang ditangani oleh KPK mengendap begitu lama tanpa ada penyelesaiannya. Ada apa? Apakah masih dalam taraf negosiasi? Hehhehehehe…maaf loh Bapak-bapak pejabat KPK…bukannya maksud hati menyindir, tapi kami juga kan butuh penjelasan…bukan begitu pak?
Biarlah kepercayaan yang sudah terbentuk dalam masyarakat bahwa KPK telah menjalankan tugasnya dengan begitu baik, tidak tercoreng karena banyak kasus-kasus yang di peti es-kan dan tidak terdengar kabarnya lagi sampai sekarang ini… BRAVO KPK!
Kirimkan komentar Anda