Jalan Negara Kabanjahe-Singgamanik Luar Biasa Hancur…
Kemarin aku mengadakan perjalanan ke arah kotacane untuk suatu keperluan keluarga. Masuk dari Kabanjahe jalan masih ‘sedikit’ mulus, tetapi sesudah melewati Desa Kandibata jalan sudah mulai hancur dan lubang-lubang besar disana sini. Luar biasa…Jalan yang menghubungkan dua provinsi (Sumatera Utara dan NAD) tidak bisa dirawat dengan baik.
Aku berpikir…apa ya kerjaan Pemda Karo dan Dinas Jalan dan Jembatan? Apa pejabat-pejabat itu tidak pernah lewat dari daerah itu? Apa tidak pernah ada pemikiran mereka untuk perbaikan jalan itu? Biar mereka lihat jalan-jalan yang hancur lebur itu, walau dengan mobil mewah apapun pasti terasa ‘goyangannya’ karena lubang-lubang yang begitu dalam. Gimana kalau hari hujan? pasti banyak mobil-mobil yang ‘menjerit’ karena masuk lubang yang mirip kubangan kerbau.
Kasihan juga pemilik-pemilik mobil angkutan yang memiliki rute ke desa-desa yang ada disana, belum lagi mobil-mobil angkutan yang menghubungkan Medan dengan Aceh Tenggara (Kutacane), gimana hancurnya mobil-mobil itu melewati jalan-jalan itu setiap hari. Per mobil bisa patah, tingkat kenyamanan penumpang yang pasti nyaman. Pokoknya kalau lewat dari sana kita bisa stress…
Mohon perhatian dari pejabat yang bersangkutan…Tolong perhatiin dong jalan-jalan itu pak…Gimana kita membangun image Tanah Karo menjadi DTW (Daerah Tujuan Wisata) dengan keadaan jalan seperti itu? Capeeeeek deh….
Kalau memang pejabatnya tidak sanggup meng-handle pekerjaan perbaikan jalan ini, mending mundur sajalah…gak usah malu pak…
Orang lebih respect jika kita mau mengakui kelemahan dan ketidak sanggupan kita, daripada tetap mempertahankan jabatan tapi tidak ada perubahan-perubahan yang terjadi.
Oh…Taneh Karo Simalem…My Dream Land!
Memang benar Pak, itu pemerintah kalo memang ga mampu melaksanakan apa yang di “visi-misi” kan sewaktu kampanye menjadi pemimpin lebih baik “turun” saja dari jabatannya.
Kebanyakan hanya duduk diam saja dibangku kehormatan yang seharusnya melakukan banyak pekerjaan berarti untuk rakyat.
Semoga apa yang terjadi sekarang dapat diperbaharui untuk kedepannya….
Oh Tanah Karo ku, gua kinnasib ndu e????
HAI KAWAN TINGKATKAN LAH KESADARAN YANG DIBERIKAN ORANG KEPADA KITA : KALAU KITA KERJA DIBAGIAN PERBAIKAN JALAN MAKA KERJAKAN LAH TANGGUNG JAWAB YANG DIBERIKAN NEGARA PADA MU
beginilah nasib Republik yg kucintai ini
Thx
Memang apa yang kam bilang itu ada benernya.Jalan ke singgamanik-Kotacane rusak ? Jalan Batukarang – singgamanik rusak ? itu sudah biasa karena selama saya hidup jl itu rusak terus kok, sampai saya di jakarta ini denger lagi berita itu, dah biasalah.seperti kata anak jakarta,siapa lu siapa gue eng si tuhuna i pemikiren petinggi petinggi i tanah karo eina
)) .Coba kawan bayangkan, saya rasa semua kecamatan punya caleg dan setiap tahun mereka pulang pasti ngelihat itu semua,tapi diem aja, jadi bos jangan pusing,kita serahkan hanya kepada tuhan yang maha esa.hahhahhaha
Masalah caleg ??????
hahhahahhaha, mereka hanya janji sana janji sini,bagaimana mereka bisa masuk nominasi itu toh yang mereka lakukan.iming sana iming sini nce la dat miring pe jadina
Mending GOLPUT aja bang…
Labo lit caleg si beres…
Si ipilih partai pei calon2na si la erbobot.
Nggo mbuesa partai, calon kurang.
Jadi isei imasuki jadi caleg.
Tukang becak, supir, preman…
Sada pei labo erbobot…
mari kita GOLPUT aja…