Mati Lampu…Aduh Gelapnya!
Kemarin…sekitar jam setengah 1 pagi tiba-tiba aliran lampu dilokasi kami tinggal mati. Hiks…:(. Geram juga melihat PLN yang seenak perutnya matiin lampu. Padahal kemarin sejak bulan Desember mereka sudah janji tidak akan mematikan aliran listrik lagi. Janji rupanya tinggal janji…(kayak lagu aja yah?)
Sebelum mati lampu, aku sempat chatting dengan beberapa teman, sambil browsing dan cari software-software gratisan untuk PDA-ku (mumpung ada yang ngasi gratis, walaupun sebagian ada juga yang versi trial. hihihi…). Lagi asyik download and chatting bleb…lampu mati, chatting terputus, Download tertunda, dan gelaplah seluruh rumah, dan lebih tragisnya lagi tidak ada lilin dirumah. Lampu emergency pun tidak di charge lagi mengingat janji PLN yang tidak akan matiin aliran listrik lagi. Duh…gusti!
Yah…haruslah dimainkan PDA untuk penerangan darurat. Padahal battery dari PDA-ku juga dah ngos-ngosan (cuma sekitar 45%). Apalagi mengingat setiap mati lampu disini (Medan) minimal 4 jam. Wah…kalau sempat PDA-ku habis battery, habislah data-dataku di main memory seperti yang pernah terjadi beberapa waktu yang lalu. Data-dataku hilang semua. (Kwaciaaaan deh gue…)
Tapi dari mati-nya aliran lampu ini, aku dapat pelajaran juga bahwa berjaga-jaga dalam setiap keadaan adalah perlu. Jadi betul kata pepatah Indonesia”sedia payung sebelum hujan”. Sekarang mungkin kita dalam keadaan senang, tenang punya pekerjaan dan gaji yang cukup, tapi apakah kita yakin sepenuhnya kalau suatu saat kita akan kehilangan pekerjaan kita karena perusahaan yang bangkrut, PHK besar-besaran, umur yang sudah tua atau juga persaingan sesama karyawan yang tidak sehat. Jadi maksudku adalah, walau saat ini kita tenang, sejahtera ada baiknya juga kita memikirkan keadaan kita sebelum hal itu terjadi.
Gaji yang sudah kita sisihkan dan tabung bertahun-tahun, ada baiknya kita pikirkan usaha kecil-kecilan untuk melipatgandakan uang kita dan mempersiapkan usaha kita kedepan jika hal-hal yang tidak kita ingini terjadi. Banyak koq orang yang sudah bekerja di kantoran, tetapi memiliki banyak bisnis diluar. Bahkan mereka berani keluar dari tempat mereka bekerja dan bekerja secara full time di bisnis yang mereka geluti. Bukannya saya menyuruh Anda out dari pekerjaan Anda, tetapi mempersiapkan segala sesuatu adalah hal terbaik untuk masa depan kita juga.
Kembali ke mati-nya aliran listrik tadi, sewaktu saya tidak memiliki persiapan lilin atau emergency lamp kegelapan menyelimuti seluruh rumah, dan saya tidak bisa melihat apa-apa selain merasakan bahwa ada orang disamping saya yaitu anak kami yang terkecil (baby panggilannya…promosi neeh!). Demikian juga setiap orang-orang yang tidak memiliki persiapan untuk kemajuan hidupnya, baik dalam pekerjaan, bisnis, kerohanian akan mengalami masa-masa gelap yang akan membuat kita kehilangan harapan, gairah hidup dan tidak ada yang namanya ‘kesuksesan’ bagi setiap orang yang tidak memiliki persiapan untuk masa depannya.
Setujukah Anda dengan kata-kata yang selama ini Anda dengar di televisi, percakapan dengan teman-teman, di radio, acara sharing yang mengatakan ‘mengalir aja…’? Mengalir kemana? Secara pribadi saya kurang setuju karena terdapat suatu ungkapan dibalik kata itu adalah ‘tanpa tujuan’. Kita hidup harus memiliki tujuan (yaelah…yihaaa!), apa tujuan Anda selama hidup. Mengapa kita sekolah tinggi-tinggi, tentu ada sesuatu yang kita kejar, dan yang kita kejar itu adalah impian kita. Apakah itu mobil, rumah, karir dan banyak lagi. Banyak orang bilang ‘mengalir aja’ karena mereka tidak ter-obsesi akan tujuan hidup mereka. Terserah mereka aja deh…the point is what is purpose of your life.
Lampu mati…tidak ada yang bisa dikerjakan. ya…modom (tidur) dalam gelapnya rumah! Zzzzzzzzzzzzzzzzz…
Kirimkan komentar Anda